Langsung ke konten utama

Mawar Kenangan


                                                -arms-

Ketika layang – layang tak sanggup lagi terbang
Tanpa reka kau ukir kisah dari hati yang telah terbuang
Bersandar dalam alunan lagu dengan melodi nada yang sumbang
Dan kini aku hanya berteman dengan sosok bayang – bayang
Berjalan dengan harapan yang mungkin kini telah hilang

Mawar itu...
Saksi atas seribu kenangan tentang kau dan aku
Berjalan bersama atas nama waktu
Dalam malam syahdu penuh kelabu
Dan kini aku terjebak oleh rasa rindu yang kian menggebu

Kau takkan pernah tahu bagaimana rasanya
Ketika sebuah rasa tak pernah dipedulikan
Laksana mawar yang telah layu dalam kehidupan
Dan saat itulah aku mulai lupa bagaimana caranya melupakan
Meniadakan segala rindu penuh kenangan

Malam - malamku kini hanya berteman sepi
Setelah kepergianmu, membuat aku semakin mengerti
Bahwa tak selamanya kita bisa selalu bersama melewati hari
Namun, perlu kau ketahui aku disini masih menanti
Sampai pada saatnya kita bisa bersama kembali

Komentar

Postingan populer dari blog ini

First and Last

Hai halo hai... Setelah sekian lama, aku sibuk untuk mencari tema tentang puisi yang akan aku tulis dan akhirnya nemu juga tema yang pas. Ini request sih, dari someone. Sahabat kecil, sahabat lama, sahabat kocak, sahabat pena, sahabat narsis haha. Orangnya pinter ngarang, tapi entah kenapa aku disuruh ngarang :v, ngetes kali ya . Padahal kan aku nggak begitu bisa. Ya udah deh, terus terang saja. Ini adalah kado eh bukan ini hadiah eh bukan lagi ini adalah surprise :D . Surprise yang lagi ultah ke 17 tahun tepat tanggal 1 Februari 2016 {()}. Gara-gara dulu, aku juga dibuatin cerpen dengan tema 31 Oktober (hari ultahku). Terus aku terlibat hutang (hahaha) nggak deh, aku ikhlas buatin kok. Sekali – kali kan ya, beri hadiah spesial sweet seventeen. Sampai pada akhirnya aku kepikiran deh buat puisi dengan tema Awal dan Akhir. Kenapa puisi (?) Karena aku nggak bisa buat cerpen. Buat puisi ini pun juga nggak begitu pandai (haha).  Eh, yang lagi ultah hari ini Happy Birthday yaa, teruta...

Goresan Penaku

Goresan Penaku                                                                                                -arms- Terangkai untaian kata di setiap lembar jiwaku Terjalin sekelumit kisah dari hidupku Tentang masa lalu cintaku Tentang sosok pria dalam hatiku Goresan penaku memudar kusam Aksaranya samar dan terberai Menguntai rasa yang telah karam Berbagi rindu yang kini bercerai Perjalananku penuh dengan luka Penuh peluh dan air mata Dalam setiap cerita tentang cinta Tentang dia juga dirinya Hingga ku rasa dia tega Sakiti hati begitu kejamnya Mengurai cinta kepada dia Sahabatku katanya Kembali ia mencekik kata dalam nestapa Hianati cinta menahun lamanya Tergantikan kisah hanya karna dia Orang ketig...