-arms-
Ku tabur bunga rindu dalam laksamana cerita kelabu
Dalam belenggu, ku seret diriku perlahan dalam simpuh gulana rindu
Atas syair melodi yang ku alunkan tiap titi nada nan syahdu
Dan kau hadir lagi dalam lamunan malam yang kian menggebu
Pena ku mulai menghunus kembali
Memberi noktah dalam setiap lembar cerita hidupku
Tercabik oleh rangkaian kata-kata tanpa ku sesali
Penuh sesak akan gambaran tentang aku dan dia di masa lalu
Ku tabur aksara penuh makna
Ku rangkai cerita tanpa reka
Ku tulis semua isi hati dengan tinta
Merangkak perlahan demi kata
Aku ingin seperti hujan
Larut dan tersamarkan
Oleh ribuan tetesan
Hingga akhirnya hilang dan terlupakan
Kembali lagi, penaku mengungkit luka
Dan sakit terasa mengulangnya
Saat luka itu hadir dan merusak segalanya
Melukis lara dalam durasi waktu yang nyata
Aku tak kuasa
Hianati rasa dalam duka
Penuh kalut fatamorgana
Pada kisah tertutup jelaga
Komentar
Posting Komentar